English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Senin, 05 Maret 2012

Jakarta International Java Jazz Festival

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gregg Karukas dalam Java Jazz 2008
Jakarta International Java Jazz Festival (JIJJF) adalah festival musik jazz terbesar yang setiap tahunnya diselenggarakan setiap awal bulan Maret di Jakarta, Indonesia oleh Java Festival Production sejak tahun 2005. Selain menghadirkan musisi jazz mancanegara maupun dalam negeri, festival ini juga disertai musisi dari genre musik lainnya seperti R&B, soul, reggae[1]. Antara musisi terkemuka yang hadir pada ajang tahun 2006 adalah James Brown, Earth, Wind & Fire, Eric Benet, Bubi Chen, dan Angie Stone. Sementara pada tahun 2007 Sergio Mendes, Chaka Khan, Lisa Ono dan Jamie Cullum adalah para musisi yang dijadwalkan tampil. Menurut situs resmi festival ini, lebih dari 67.000 pengunjung menghadiri festival selama tiga hari ini pada tahun 2006.[2].
Banyak penampilan spesial yang disajikan dalam festival jazz ini, seperti Santana, Jammie Cullum, Dave Koz, dll. Tak hanya penampilan spesial saja tapi ada penampilan seperti Lee Ritenour, Barry Likumahuwa project, Sheila majid, Chieli minucci & Special EFX, Steve lukather, Robben Ford, Bob James & banyak musisi jazz dari Indonesia.
~ ~ Sejarah Music Jazz ~ ~
Quote:



Quote:
Thanks To ALLAH,Petinggi Kaskus,NTA,N Kaskuser semua yang bikin trid ane HT#9

Quote:



musik jazz masuk Indonesia pertama kali pada tahun 30an. Yang dibawa oleh musisi-musisi dari Filipina yang mencari pekerjaan di Jakarta dengan bermain musik. Bukan hanya mentransfer jazz saja, mereka juga memperkenalkan instrumen angin, seperti trumpet, saksofon, kepada penikmat musik Jakarta. Mereka memainkan jazz ritme Latin, seperti boleros, rhumba, samba dan lainnya.

Nama-nama musisi yang masih diingat adalah Soleano, Garcia, Pablo, Baial, Torio, Barnarto dan Samboyan. Selain bermain di Jakarta, seperti di Hotel Des Indes (sekarang Duta Merlin Plaza) dan Hotel Der Nederlander (jadi kantor pemerintahan), mereka juga bermain di kota lain, seperti di Hotel Savoy Homann – Bandung dan di Hotel Oranje (Yamato) – Surabaya.

Pada tahun 1948, sekitar 60 musisi Belanda datang ke Indonesia untuk membentuk orkestra simfoni yang berisi musisi lokal. Salah satu musisi Belanda yang terkenal adalah Jose Cleber. Studio Orkestra Jakarta milik Cleber mengakomodasi permainan musik California. Band-band baru bermunculan seperti The Progressive Trio, Iskandar’s Sextet dan Octet yang memainkan jazz dan The Old Timers yang memainkan repertoir Dixieland.

Pada tahun 1955, Bill Saragih membentuk kelompok Jazz Riders. Ia memainkan piano, vibes dan flute. Anggota lainnya adalah Didi Chia (piano), Paul Hutabarat (vokal), Herman Tobing (bass) dan Yuse (drum). Edisi selanjutnya beranggotakan Hanny Joseph (drum), Sutrisno (saksofon tenor), Thys Lopis (bass) dan Bob Tutupoly (vokal).

Quote:


Band jazz yang terkenal tahun 1945 – 1950 di Surabaya beranggotakan Jack Lemmers (dikenal sebagai Jack Lesmana, ayah Indra Lesmana) pada bass/gitar, Bubi Chen (piano), Teddy Chen, Jopy Chen (bass), Maryono (saksofon), Berges (piano), Oei Boen Leng (gitar), Didi Pattirane (gitar), Mario Diaz (drum) dan Benny Hainem (clarinet).

Nama-nama musisi jazz di Bandung tahun 50 – 60an adalah Eddy Karamoy (gitar), Joop Talahahu (saksofon tenor), Leo Massenggani, Benny Pablo, Dolf (saksofon), John Lepel (bass), Iskandar (gitar dan piano) dan Sadikin Zuchra (gitar dan piano).

Musisi-musisi muda di Jakarta bermunculan tahun 70 – 80an. Di antaranya Ireng Maulana (gitar), Perry Pattiselano (bass), Embong Raharjo (saksofon), Luluk Purwanto (biola), Oele Pattiselano (gitar), Jackie Pattiselano (drum), Benny Likumahuwa (trombon dan bass), Bambang Nugroho (piano), Elfa Secioria (piano). Beberapa musisi muda lainnya mempelajari rock dan fusion, tapi masih dalam kerangka jazz. Mereka adalah Yopie Item (gitar), Karim Suweileh (drum), Wimpy Tanasale (bass), Abadi Soesman (keyboard), Candra Darusman (keyboard), Joko WH (gitar) dan lainnya.

Pertengahan tahun 80an, nama Fariz RM muncul. Ia lebih mengkategorikan musiknya sebagai new age. Namun, beberapa komposisinya bernafaskan pop jazz, bahkan latin. Indra Lesmana, Donny Suhendra, Pra B. Dharma, Dwiki Darmawan, Gilang Ramadan membentuk Krakatau, dan akhirnya kelompok ini bertransformasi menjadi Java Jazz, dengan mengganti beberapa personil.
Quote:


Tahun 90an hingga sekarang, banyak sekali musisi dan kelompok jazz yang terbentuk. Musik jazz yang dibawakan tidak lagi mainstream, namun hasil distilasi berbagai musik seperti fusion, acid, pop, rock dan lainnya. Sebut saja SimakDialog, Dewa Budjana, Balawan dan Batuan Ethnic Fusion, Bali Lounge, Andien, Syaharani, Tompi, Bertha, Maliq & D’essentials dan masih banyak lagi lainnya.

Musisi jazz biasanya banyak bermunculan di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Hal ini disebabkan arus musik jazz lebih banyak mengalir di sana lewat pertunjukan jazz (JakJazz, Java Jazz Festival, Bali Jazz Festival), sekolah musik jazz, studio rekaman dan kafe yang menampilkan jazz. Seorang yang juga berjasa “mengalirkan” arus jazz ke Indonesia adalah Peter F. Gontha, seorang pemilik JAMZ dan pendiri pemrakarsa Java Jazz Festival. (AL/Angga, Berbagai sumber dan analisa
Profil
Tompi
Tompi
Teuku Adi Fitrian
Lhokseumawe Aceh
1978-09-22
Virgo
Penyanyi, Dokter
 
Biografi
Tompi adalah penyanyi Jazz Indonesia yang dikenal melalui album Bali Lounge dan sejumlah solo albumnya.

Pria yang lahir dan besar di Lhokseumawe, Aceh itu, memiliki karakter vokal yang dipengaruhi oleh nyanyian tradisional Aceh yang kerab dibawakannya.

Pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang tengah menempuh spesialisasi di bidang bedah plastik itu telah merilis album Cherokee (2004), Bali Lounge (2004), T (2005) dan Soulful Ramadhan (2005).
Indra Lesmana
Indra lesmana.jpg
Nama lahir Indra Lesmana
Lahir 28 Maret 1966 (umur 45)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Pekerjaan penyanyi, pemusik
Tahun aktif 1978 - sekarang
Pasangan Sophia Latjuba (bercerai)
Hanny Trihandojo Lesmana
Anak Pernikahan dari Sophia Latjuba:
Eva Celia Latjuba
Pernikahan dari Hanny Trihandojo Lesmana:
Devo Lesmana
Ravi Lesmana
Orang tua Jack Lesmana dan Nien Lesmana

Biografi Jason Mraz / Biography Jason Mraz


Jason Mraz adalah orang selatan california yang ingin dilahirkan di virginia untuk mengerjakan tugas singkat di new york, yaitu belajar seni musik teater kuno. Jason Mraz mulai bermain gitar sudah agak terlambat, 18, di ladang strawberry dan di jalan-jalan manhattan. Selama masa percobaan, Jason Mraz terinspirasi oleh psikis di tengah taman jalan ke mimpi dia hari ini. Pelajaran yang diberikan kepadanya adalah "Untuk menghindari sang penanya dan pergi dengan apa yang anda ketahui." ujar Jason Mraz. Dan berikut pedoman ini juga sebagai naluri untuknya bernyanyi, dan ia akhirnya membuat jalan keluarnya ke barat di mana dia telah menghabiskan dua tahun di san diego untuk belajar dari yang terbaik tentang tidur, perdamaian, dan puisi dalam lagu.

Jason Mraz selalu memiliki visi untuk melihat bagaimana lagu dapat menafsirkan kepada pendengar untuk dipahami. Apa yang dimulai dari sebagai "lagu untuk tidur", sebuah koleksi lagu-lagu untuk album yang cocok untuk didengar saat kehidupan mimpi, kini telah berkembang menjadi sebuah eksplorasi Jason Mraz.